Emisi Gas Rumah Kaca
Major Drilling telah secara terbuka melaporkan emisi gas rumah kaca (GRK) sejak 2018. Kami yakin dunia harus mengejar tujuan ganda untuk membatasi perubahan iklim melalui pengurangan emisi gas rumah kaca, sambil menyediakan akses ke mineral yang andal dan terjangkau, termasuk logam dan mineral yang diperlukan dalam proses dekarbonisasi (seperti tembaga dan litium) untuk mendukung perkembangan ekonomi dan peningkatan standar hidup. Sebagai bagian dari upaya ini, Major Drilling berupaya mengidentifikasi peluang untuk mengurangi emisi GRK dan secara aktif menjalin kemitraan dengan klien dan pemasok dalam upaya tersebut.
Baca lebih lanjut tentang emisi gas rumah kaca (GRK) Major Drilling dalam Laporan Keberlanjutan terbaru kami.
Keanekaragaman hayati
Kontekstual dan Tanggung Jawab Utama
Dalam industri pertambangan, pemilik dan operator tambang umumnya bertanggung jawab atas pengelolaan dan perlindungan keanekaragaman hayati, karena mereka adalah pihak yang memiliki atau mengendalikan lahan dan/atau memiliki izin yang diperlukan untuk beroperasi di lahan tempat Major Drilling melaksanakan layanannya. Oleh karena itu, pemilik dan operator tambang, terutama yang beroperasi di atau dekat dengan kawasan ekologi sensitif, adalah pihak yang paling terpapar risiko kehilangan keanekaragaman hayati dan memiliki kewajiban pemulihan dan remediasi yang signifikan. Pembangunan jalan dan akses ke lokasi tambang umumnya dilakukan oleh pemilik dan operator tambang dalam rangka kebijakan lingkungan dan izin mereka, serta persyaratan regulasi lainnya. Sebagai kontraktor layanan pengeboran untuk klien pertambangan ini, Major Drilling mengerahkan tim dan rig pengeborannya ke lokasi proyek klien untuk melaksanakan layanan pengeboran sesuai dengan persyaratan program pengeboran klien, termasuk langkah-langkah pengelolaan kehilangan keanekaragaman hayati yang diadopsi oleh mereka.
Komitmen Kami
Kami berkomitmen untuk mematuhi persyaratan dan kebijakan lingkungan khusus klien kami di setiap lokasi operasional kami di seluruh dunia, sambil juga memenuhi kebijakan lingkungan internal kami sendiri, serta undang-undang dan peraturan negara tuan rumah yang berlaku dan/atau praktik terbaik industri di mana yang pertama tidak tersedia. Setelah suatu proyek diberikan oleh klien, kami akan menanyakan potensi masalah dan sensitivitas keanekaragaman hayati yang perlu diperhatikan di atau dekat lokasi proyek.
Kami berkomitmen untuk meminimalkan dan mengurangi dampak lingkungan dari operasi pengeboran kami, serta bekerja sesuai dengan dan mendukung rencana dan kebijakan pengelolaan keanekaragaman hayati klien kami, serta rencana aksi keanekaragaman hayati khusus lokasi mereka.
Klik di sini untuk melihat Kebijakan Keanekaragaman Hayati kami.
Penggunaan Air yang Bertanggung Jawab
Major Drilling bertanggung jawab atas pengelolaan air yang operasional; mengidentifikasi peluang untuk mengurangi penggunaan air; dan mendaur ulang/menggunakan kembali air sebanyak mungkin dalam operasi kami di seluruh dunia.
Penggunaan air bervariasi secara signifikan tergantung pada jenis pengeboran yang digunakan, misalnya pengeboran berlian/inti, RC, pengeboran pukulan, dan pengeboran dan peledakan, dengan tiga jenis terakhir menggunakan jumlah air yang sangat minimal. Air yang digunakan dalam pengeboran berlian/inti digunakan untuk mendinginkan mata bor, menghilangkan serpihan, dan mengapungkan serpihan ke permukaan lubang untuk memastikan batang pengeboran tidak tersangkut. Semakin dalam mata bor masuk ke lubang, semakin banyak air yang dibutuhkan, karena serpihan harus mengapung lebih jauh. Penggunaan air juga bervariasi tergantung pada lokasi geografis, peraturan lokal, dan jenis batuan yang dibor. Secara umum, pelanggan senior kami jauh lebih cenderung menggunakan tangki atau kolam daur ulang air, praktik yang tidak seumum di kalangan pelanggan junior.
Baca lebih lanjut tentang penggunaan air yang bertanggung jawab oleh Major Drilling dalam Laporan Keberlanjutan terbaru kami.